Undana Target Juara Lomba Bahasa Inggris Nasional

Universitas Nusa Cendana (Undana) menargetkan hasil maksimal dalam lomba Bahasa Inggris antar Perguruan Tinggi atau National University Debating Championship (NUDC). Pasalnya, dari tahun ke tahun perkembangan dan antusiasme mahasiswa dalam mengikuti NUDC sangat tinggi.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Siprianus Suban Garak, M.Sc dalam sambutannya ketika membuka lomba debat Bahasa Inggris tingkat Undana, mengaku, pada tahun ini perlombaan nasional maupun internasional dilaksanakan secara berbeda, meski sebelumnya dilaksanakan secara off line. Ia mengapresiasi, panitia tingkat rektorat maupun fakultas yang telah menyukseskan kegiatan seleksi dengan baik. “Akhirnya teman2 di fakultas bisa lakukan seleksi cepat, dan mengirim wakilnya sampai kemarin sore, sehingga debat saat ini bisa terlaksana,” ujarnya ketika menyampaikan sambutan via zoom, di Ruang Kerjanya, Rabu (29/7/2020).

Pihaknya juga sangat bangga, lantaran mahasiswa Undana sangat antusias mengikuti lomba tersebut. “Meskipun ada yang kini sedang berada di luar Kota Kupang, seperti Sumba, tetapi memiliki semangat mengikuti lomba,” ungkap Dosen Matematika FKIP Undana itu.

Ia menjelaskan, di era globalisasi seperti ini, upaya meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris harus terus dilakukan, termasuk melalui perlombaan. Dikatakan, setiap tahun Undana selalu mengikuti debat Bahasa Inggris. Sehingga, perlombaan tersebut juga sebagai momentum guna meningkatkan kesadaran dalam berbahasa Inggris. Apalagi, saat ini, Pemerintah Provinsi NTT juga telah mengeluarkan kebijakan English Day.

Tak hanya itu, Rektor Undana, Prof. Fred juga telah menegaskan hal yang sama. Sehingga, lanjutnya, Bahasa Inggris harus menjadi sebuah kebudayaan baru bagi dunia akademik, baik itu mahasiswa, dosen maupun pegawai. Ia berharap, semoga mahasiswa Undana bisa mengutus wakil terbaik dan mengikuti lomba tingkat nasional. Tak hanya itu, target juara harus dimiliki oleh peserta Undana, selain memiliki semangat berkompetisi. “Rektor sangat antusias terhadap perkembangan Bahasa Inggris. Target kita, harus menang tingkat nasional. Entah juara berapa pun. Kita berkembanmg dari tahun ke tahun. It’s Never too late to learn (belum terlambat untuk belajar-red),” pungkasnya.

Terdapat 10 tim dari 7 fakultas yang mengirim wakilnya mengikuti lomba tersebut, yakni Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Hewan,  Fakultas Sains dan Teknik (dua tim), Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Fakultas Kesehatan Masyarakat (dua tim) dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (dua tim).

Dewan juri yang menilai perlombaan itu, yakni: Ir. Maria Lobo, M.Math.Sc., Ph.D  (Ketua Dewan Juri), Yunita Reni Bani Bili, S.Pd., M.Ling, Dra. Hilda M. Nalley, M.Ed., Novriani R. Manafe, S.S.,M.Ed (TESOL INT’L), dan Marcelinus Akoli,S.Pd.,M.Ling.

Yang keluar sebagai juara pertama, yakni peserta dari Fakultas Kedokteran dengan total nilai 821, juara II FKIP (tim A) dengan nilai 800, juara III dari FST (tim A) dengan nilai 777 dan FKM (tim B) juara IV dengan nilai 745. Dengan demikian, yang berhasil mengikuti NUDC, yakni peserta dari FK atas nama Shita Anggenella Dupe dan Libertina Rambu  D. P. B. Sinaga. [rfl/ds]

Comments are closed.