Penyerahan DIPA Internal 2021, Undana Tingkatkan Pelayanan

DIPA internal Universitas Nusa Cendana (Undana) tahun anggaran 2021 resmi diserahkan kepada sembilan orang pimpinan unit di lingkungan Undana. Penyerahan DIPA tersebut dilakukan secara langsung oleh Rektor, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph.D di ruangan gedung Auditorium kampus tersebut, Jumat (8/1/2021). Turut hadir para Wakil Rektor (Warek) Bidang Akademik, Dr.drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc, Warek Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Ir. Jalaludin, M.Si, Warek Bidang Kemahasiswaan, Dr.Drs. Siprianus Suban Garak, M.Sc, Warek Bidang Kerjasama Ir. I Wayan Mudita, M.Sc.,Ph.D,  Direktur Pasca Sarjana, Prof. Drs. Felix Tans, M.Pd.,Ph.D, para Dekan Fakultas, Ketua Lembaga, Kepala UPT, Ketua SPI dan para Pejabat Fungsional lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor Prof. Fred Benu mengatakan, DIPA tahun ini sebesar Rp 384 miliar,  sedikit menurun jika dibanding tahun sebelumnya sekitar Rp 492 miliar. Menurunnya DIPA tersebut, menurutnya, menyusul masih terjadinya Covid-19. Kendati demikian, katanya, DIPA tersebut berupaya meningkatkan pelayanan di lingkungan Undana.

Rektor, Prof. Fred Benu mengatakan, pandemi telah menggiring semua pihak, khususnya insan akademik Undana semakin menguasai teknologi digital, seiring dengan upaya Undana untuk menyediakan layanan tersistem dalam jaringan. Baik itu layanan akademik (SIAKAD), layanan sistem perencanaan, layanan sistem keuangan (SIMKEU), layanan sistem pendapatan, layanan pendidikan/pengajaran (E-Learning system), layanan sistem penggajian remunerasi berdasarkan capaian kinerja (SIREMUN), layanan tata persuratan (Slack- infokom Undana).

Rektor mengaku, system remunerasi yang dilakukan di Undana, pada awalnya mendapat penolakan, namun hal terebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus menerapkan system remunerasi di Undana.

Ia mengaku, system pengeluaran selama ini telah berjalan dengan baik dibawah koordinasi Warek II Undana. Namun, tahun ini system pemasukan pun akan terus ditata guna perbaikan pelayanan di Undana.

Ia mengaku, sejatinya penyerahan DIPA tahun ini berbarengan dengan acara Natal bersama seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun hal tersebut tidak dilaksanakan, karena pihaknya berupaya membatasi adanya kerumunan massa. [rfl/ds]

Comments are closed.