LP2M Undana Gelar Penlok DPL KKN Semester Genap 2021

Sebanyak 111 Dosen Pendamping Lapangan (DPL) KuliahKerja Nyata (KKN) semester genap 2020/2021 mengikutiPenlok (penataran dan lokakarya), yang dilaksanakanLembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Nusa Cendana (Undana), Kamis (27/5/2021) secara virtual melalui zoom meeting.

Kegiatan yang dipandu Dosen Komunikasi FISIP Undana,Mariana Noya Letuna, S. Sos., MA itu dihadiri sejumlahpemateri, diantaranya Ketua LP2M Undana, Dr. Umbu Lily Pekuwali, SH., MH., Kapus Layanan KKN Ir. Melkianus Tiro, M. Si, Karmila Dwi Lestari Mutia, SE., M. Akt, dan Dr.Apriana Fanggidae.

Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc ketika membuka kegiatan itu menyampaikan terimakasih kepada para dosen yang terlibat dalam DPL KKN kali ini. Pada kesempatan itu, ia juga meminta Pusat KKN, agar tema KKN tahun ini disesuaikan dengan pandemi covid 19, dan juga rehabilitasi dampak badai siklon Seroja. Iamenjelaskan, KKN merupakan program yang sangat strategisyang berkaitan dengan program kementerian yaitu kampusmerdeka, meredeka belajar, terutama pada aspek proses pembelajaran di luar kampus.

Meskipun ada beberapa mahasiswa yang akan berinteraksi di dalam kampus, tetapi sebagian besar beraktivitas di luarkampus. Apalagi, sekarang ini dengan kebijakan penerapankebijakan kampus merdeka, merdeka belajar, proses ketrampilan dan pengetahuan tidak saja kita belajar di kelasdan di laboratorium, tetapi kita bisa belajar di luar, karenamasyarakat sebgai wahana pembelajaran,” paparnya. “Dan KKN ini menjadi contoh baik proses pembelajaran di luarkelas,” ujarnya menambahkan.

Menurutnya, substansi KKN juga terletak pada adanyainteraksi antar mahasiswa yang notabene memiliki perbedaandisiplin ilmu. Untuk itu, ke depan,  KKN harus terintegrasidengan program lain di luar kampus, seperti magang, praktekkerja, PPL dan lainnya, agar mahasiswa bisa lebih kreatif daninovatif melakukan kegiatan.

Pihaknya juga meminta agar peran DPL bisa dioptimalkan, meskipun saat ini KKN masih dilaksanakan di tengahpandemi covid-19.Mengoptimalkan fungsi DPL denganaktif menanyakan, memonitoring dan supervisi mahasiswamelalui aplikasi zoom meeting, whatSapp group dan lainnya,” ujar mantan Dekan Fakultas Kedokteran Hewan itu. Iamenambahkan, mahasiswa harus diberi kebebasan, agar bisamenggunakan kesempatan dalam  meningkatkan kreatifitasdan inovasi.

Kapus KKN LP2M Undana, Ir. Melkianus Tiro, M. Si dalamlaporannya menjelaskan, jumlah DPL pada semester genaptahun 2021 berjumlah 111 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 65 orang ditempatkan di Kota Kupang untukmendampingi 130 kelompok mahasiswa dan sebanyak 25 DPL ditempatkan di Kabupaten Kupang untuk mendampingi50 kelompok mahasiswa, sementara 21 DPL ditempatkan di 18 kabupaten lainnya untuk mendampingi 30 kelompokmahasiswa.

Pihaknya menyebut, KKN tahun ini tidak mengirimmahasiswa antar wilayah, karena masih dalam suasanapandemi. Hal tersebut, sambung Mel Tiro, mengakibatkanpenumpukan kelompok mahasiswa di Kota Kupang danKabupaten Kupang. Pihaknya juga merancang shiff kerja bagimahasiswa di kampus, seperti di Laboratorium LapanganOenitu, auditorium, perpustakaan dan di unit-unit lainnya.

Pada kesempatan itu, ia juga meminta Wakil Rektor BidangAkademik Dr. Maxs Sanam agar memberi kemudahan bagimahasiswa KKN utuk keluar masuk lingkungan kampusmelakukan aktivitas. Guna mencegah penyebatan covid-19, Mel Tiro juga meminta DLP menjalankan tugas dan fungsinyadengan baik, sehingga sejalan dengan adanya kerja shift mahasiswa KKN. (rfl)

Comments are closed.