Dukung Kabupaten Ternak Berbasis Budaya, Undana-Pemkab Manggarai Timur Teken MoU

Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia, terutama kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) guna mendukung terwujudnya kabupaten ternak berbasis budaya, Universitas Nusa Cendana (Undana) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Timur melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).

Penandatanganan MoU dilakukan kedua belah pihak masing-masing oleh Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M. Si., Ph. D dan Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH., M. Hum.

Hadir, Wakil Rektor (Warek) Bidang Akademik Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M. Sc, Warek Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Ir. Jalaludin, Warek Bidang Kerjasama dan Alumni Ir. I Wayan Mudita, Ph. D dan Kepala Biro  Administrasi, Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Sistem Informasi (BAAKPSI), Drs. Jimmy J. Benu, M. Si.’

Rektor Prof. Fred menyampaikan apresiasinya atas kesepakatan kerjasama antara kedua bela pihak.  “Terima kasih, karena Undana dan Pemkab Manggarai Timur telah bersepakat melakukan kerjasama dalam berbagai bidang, khususnya Tri dharma Perguruan Tinggi,” ujar Rektor ketika menyampaikan sambutannya pada acara penandatanganan MoU di Ruang Rapat Lantai II, Rektorat Undana, Selasa (25/5/2021).

Ia menegaskan, kerjasama tersebut berupaya meningkatkan sumber daya manusia, terutama  kapasitas ASN di Kabupaten Manggarai Timur. Karena itu, kehadiran Bupati Manggarai Timur, mendorong Undana melakukan kerjasama baik di bidang pendidikan, pengajaran, penelitian maupun pengabdian pada masyarakat. Melalui kerjasama tersebut, Prof. Fred juga mendorong adanya pendidikan vokasi bagi para ASN.

Pasalnya, Undana memiliki Laboratorium Lahan Kering Kepualauan, sehingga para ASN bisa belajar lebih jauh soal pertanian, perikanana, peternakan, pariwisata lahan kering kepulauan.  Rektor mengungkapkan, setelah tekan MoU tersebut, pihak Undana akan melakukan sosialisasi ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna menjelaskanketersediaan dan sejumlah keunggulan Prodi S-1, program magister maupun doktoral di Undana.

Menanggapi hal itu, Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH., M. Hum mengungkapkan, setelah bertemu dengan sejumlah pengajar Pascasarjana Undana, maka pihaknya tak sabar melakukan kerjasama. “Selelah bertemu di Borong, maka saya terus ingatkan, karena kalau makin lama, kita akan lupa lakukan kerjasama ini,” ceritanya.

Melalui kerjasama itu, pihaknya bakal mendorong sejumlah ASN untuk melanjutkan studi, baik itu S1, S2, maupun S3. Menariknya, mantan Wabup Manggarai Timur dua periode ini menyebut, pihaknya lebih mendorong ASN untuk mengambil studi pada Ilmu Peternakan. Pasalnya, ia tengah mendorong kabupaten yang dipimpinnya menjadi kabupaten ternakberbasis budaya. Untuk itu, Bupati juga meminta dukungan Undana guna  mewujudkan kabupaten ternak berbasis budaya.

Beberapa jenis ternak yang menjadi perhatiannya adalah Kerbau, Sapi, Kuda, Kambing, Babi dan Ayam. Saat ini, lanjut Bupati Manggarai Timur, pihaknya tengah mendorong setiap ASN untuk memelihara ternak, terutama Ayam, Babi dan Kambing. Meski demikian, ia mengaku, masih memiliki kesulitan pada dokter hewan, karena sejumlah hewan kerap terkena penyakit. Ia juga mengaku, akan memberi perhatian pada sejumlah dokter guna mengambil spesialis kedokteran.

Sementara Warek Bidang Kerjasama dan Alumni Ir. I Wayan Mudita, Ph. D pada kesempatan itu mengatakan, dengan adanya penandatanganan antara Undana dan Pemkab Manggarai Timur, maka akan semakin mendorong adanya kerjasama tri dharma. Melalui kerjasama, lanjut Mudita, para ASN di lingkup Pemda Kabupaten Manggarai bisa mengambil studi S-2 maupun S-3 di Undana. Pihaknya juga mendorong agar Pemkab Manggarai Timur bisa memiliki sejumlah generasi muda yang handal di bidang peternakan, pertanian, perikanan dan lainnya.  Pasalnya, Undana memiliki centre of excellence (pusat keunggulan) lahan kering kepulauan yang bisa dijadikan sebagai tempat belajar (rfl).

Comments are closed.