(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Undana Menerapkan Teknologi Budidaya Ikan Nila Bagi Petani Lahan Kering Di Kolhua

Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, telah melaksanakan rangkaian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Kelurahan Kolhua, Kecamatan Kupang Maulafa. Teknologi yang diterapkan adalah Budidaya Ikan Nila di Daerah Lahan Kering. Bertempat di Lahan Mamar Bapak Sefnat Lupis, Tim PKM Undana yang terdiri dari Dr. Priyo Santoso, S.Pi., MP, Dr. Franchy Ch. Liufeto, S.Pi, M.Si dan Jusuf Roniene Manilapai, S.P, M.Ling, memulai kegiatan dari bulan Mei 2024 dengan survei di lokasi mamar, dan mengidentifikasi berbagai permasalahan yang menjadi kendala dalam budidaya ikan nila yang sebelumnya pernah dilakukan Mitra PKM.

Selanjutnya Tim PKM dan Mitra PKM melakukan perbaikan konstruksi kolam dengan meninggikan dan memperkuat pematang serta pengolahan tanah dasar kolam dan pemupukan. Setelah itu dilakukan kegiatan penyuluhan pada hari Sabtu, tanggal 8 Juni 2024, tentang pengelolaan budidaya ikan di daerah lahan kering. Kegiatan ini dihadiri oleh Tim PKM Undana dan mahasiswa, serta Mitra PKM dan perwakilan petani mamar lainnya. Dalam paparannya ketua Tim PKM, Dr. Priyo Santoso, S.Pi, MP menyampaikan pentingnya menerapkan Teknik penanganan dan penebaran benih secara tepat. Selain itu penerapan secara tepat manajemen pakan dalam budidaya ikan nila, karena 80% biaya produksi adalah pakan. Efisiensi dalam pemberian pakan penting dilakukan, selain itu pemanfaatan pakan alami berupa plankton, alga atau lumut perlu dimaksimalkan agar menekan biaya pakan komersial. Pakan alami ini dapat ditumbuhkan dengan pemupukan tanah dasar sebelum budidaya dan melakukan pemupukan susulan saat operasional budidaya berlangsung.

Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan kondisi wilayah yang khas yaitu lahan kering kepulauan, membutuhkan sentuhan teknologi untuk mengelola potensi sumberdayanya secara optimal. Iklim semiringkai yang khas dengn curah hujan yang pendek, membutuhkan teknologi yang tepat untuk memanfaatkan sumberdaya air secara efisien  terutama di musim kemarau dan keterbatasan lahan yang tersedia. Untuk itu perlu dilakukan seleksi teknologi produksi budidaya ikan air nila yang adaptif terhadap kondisi keterbatasan sumberdaya air. Terkait dengan kondisi ini makan dalam budidaya ikan nila, petani perlu melakukan pengelolaan kualitas air dan menerapkan pemberian pakan secara efisien, karena pakan yang tidak termakan dapat merusak kualitas air. Selain itu penumbuhan jasad nabati seperti fitoplankton dan lumut akan membantu mengurangi kandungan bahan organik yang berasal dari sisa metabolit ikan.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan bibit ikan nila sebanyak 2000 ekor dan pakan ikan komersial kepada Mitra PKM. Sebagai motivasi bagi Mitra PKM untuk menerapkan Budidaya Ikan Nila di lahan mamar miliknya. Diharapkan melalui kegiatan ini Mitra PKM akan menjadi contoh bagi petani mamar lainnya di Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa.

Dokumentasi Penyerahan Bibit Ikan Nila Sebanyak 2000 Ekor

Kegiatan akan dilanjutkan dengan pemtauan dan evaluasi program. Mitra PKM dapat melakukan konsultasi dengan Tim PKM Undana sehubungan dengan budidaya ikan nila yang dijalankan.  Bila terdapat kendala atau permasalahan dalam budidaya ikan nila, Tim PKM dan Mitra PKM dapat berkoordinasi untuk mengatasi atau menyesaikan permasahan yang dihadapi, sehingga operasional budidaya diharapkan dapat berjalan secara optimal.

Link Terkait

https://www.beritanusra.com/berita-nusra/19912866383/undana-menerapkan/teknologi-budidaya-ikan-nila-bagi-petani-lahan-kering-di-kolhua

Video YouTube

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *